Senin, 08 Desember 2014

Impian sederhana



Impian yang ingin ku wujudkan

Dari kecil aku hanya bermimpi. Bermimpi untuk mewujudkan sesuatu yang telah aku tanamkan diriku. Impian itu adalah membahagiakan orang tuaku. Entah apa yang ada di fikiranku hingga aku sangat menginginkan menggapai impianku itu melalui tanganku, jerih payahku, dan dari otakku sendiri. Apa yang bisa ku lakukan? Aku hanyalah anak yang belum punya penghasilan? Aku juga bukan anak yang memiliki kadar kecantikan yang tinggi, bahkan tak ada orang yang tertarik dan senang kepadaku kecuali keluarga dan sahabatku. Aku juga bukan anak yang jenius, bahkan memikirkan sesuatu yang sulit saja, membuat kepalaku sudah hampir pecah rasanya. Dan aku juga bukanlah orang yang memiliki ide-ide kreatif serta kata kata bijak yang dapat mereka gunakan untuk menjadi seorang yang besar.

Terus bagaimana dengan diriku? Bagaimana caraku mewujudkan impianku? Impian yang sesederhana itu, benar benar sulit untukku capai, kecuali dengan satu hal, “Melawan hawa nafsu”. Itulah yang belum bisa kunilai dari diriku sendiri. Apakah aku berhasil melawan nafsuku sendiri? Karena Cuma itulah yang bisa ku pakai sebagai dasar agar mimpiku dapat terwujud.

Melawan nafsu bisa di bagi banyak kategori. Pertama melawan rasa nafsu untuk tidak sama sekali membantah orang tua dan merepotkannya. Kedua melawan nafsu yang selalu malas belajar. Ketiga melawan nafsu untuk tidak mengikuti tren dan pergaulan jaman sekarang yang semakin menjadi jadi. Dan keempat melawan nafsu yang tidak baik, sopan, serta lemah lembut kepada orang lain.

Dari semua itu, aku benar benar belum bisa untuk tidak melakukan semuanya. Pertama melawan rasa nafsu untuk tidak sama sekali membantah orang tua dan merepotkannya, masih sangat jarang untukku lakukan. Kedua melawan nafsu yang selalu malas belajar terkadang nafsu ini menyelimuti tubuhku. Ketiga melawan nafsu untuk tidak mengikuti tren dan pergaulan jaman sekarang yang semakin menjadi jadi, mungkin yang ini lumayan bisa ku ikuti dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar peraturan dalam agama yaitu “Pacaran”. Dan keempat melawan nafsu yang tidak baik, tidak sopan, serta tidak lemah lembut kepada orang lain, sejauh ini masih sering ku coba, walaupun belum tuntas.
Dari sini aku sadar, inilah motivasiku. Inilah yang akan membuatku bangkit. Mungkin sekarang aku masih kalah. Tapi, insyaallah aku akan berjuang mengeluarkan yang terbaik dari diriku bukan merasa senang ketika dapat mengalahkan orang lain, tapi merasa senang karena bisa mengeluarkan yang terbaik dari diriku untuk mewujudkan impianku.

#Salamdariorangyanginginmewujudkanimpiansederhana^^

Minggu, 16 November 2014

Ini dia Sahabat sahabat 4sekawan :)

Hai semua!! *maaf sok akrab :v
Saat ini aku mau ngepost nama-nama sahabatku di 4sekawan XD sekaligus sifat-sifatnya..
Mau tau? *kukira tidak :3
Nah ini dia :...* tapi urut absen :#

1. Qurrota Aini Zahrotu Sholikhah (absen 23 :v)

Ini nih sahabatku yang cantik banget :v orangnya ngemesin tapi kadang sifatnya bisa berubah ubah setiap harinya :v *unikbangetya! Terus dia itu pemikirannya udah dewasa, kadang aku aja gak ngerti yang dia omongin. Akan tetapi, dia kadang lebay tingkat dewa -_- *samasepertisaya :v walau cuma sekali-kali tapi Woow sekali :v

Nah dia itu tinggal di kepitu, Sleman, Yogyakarta. Anaknya pinter terus lumayan bijak gitu *wkwkwk :v. Tapi ya! Dia hebat banget bisa masuk semua organisasi di sekolahku *akugakditerima -_- dan satu lagi “dia banyak yang naksir” :v ciee..


Ya semoga aja dia baik disana :v *ceritanyalagiberdoa :3 dapetin apa yang diinginkan, dan bisa jadi seseorang yang sangat baik :v. Ini dia fotonya



2. Rahma Sabila (absen 24 :v)

Ini sahabatku yang paling dekat rumahnya sama aku :v orangnya itu kadang nyenengin tapi yang kadang sering ngambek *asalnjeplak :v tapi, dia ini kalo dia ajak bicara atau curhat bisa serius banget gitu :v aku aja kadang gak ngerti :v dia juga punya banyak kesamaan sama aku, bahkan sampai tips tips kita sama, ekskull juga sama, bahkan kita juga bersama sama hidup hemat *tapilebihhematanaku :v

Nah orangnya manis banget, kaya gula jawa. Senyumnya itulo! Bikin dredeg *lsbi :v. Dia juga jadi pacarku. Karena kita sama sama menjones, jadi kita pacaran. Pada tanggal 22 Mei 2014 :v wkwkwk setiap anniv kita rayain *cumateriak2gakjelas :v  dsb.

Ya semoga aja dia baik disana :v *ceritanyalagiberdoa :3 dapetin apa yang diinginkan, dan bisa jadi seseorang yang sangat baik :v. Ini dia fotonya *copas :v


3. Rr. Auliana Dwi Wahyuni (absen 26 XD)

Ini baru sahabatku yang unyu sekali :v. Orangnya tak terduga kadang ya alay gitu :v *samakayaaku -_- tapi dia itu Raden roro :v jadi gimana gitu kalo dekat raden :v. Dia itu orangnya pinter bahasa jawa. Kadang katawa2 gak jelas *asalnjeplak :v. Tapi ya kalo dia marah sekali!!! Wah satu kelas ketakutan dan terdiam semua loh :v orangnya asik diajak curhat, kepo *aliaskepomaksima -_-, dan kadang terlalu dewasa gitu :v *kayaknyacumaakuyanganakanak :v

Dia itu orangnya mudah terharu. Kalo narsis pasti seringnya senyum daripada muka lol *gakkayaaku -_-. Tapi senyumnya itu manis banget, bener bener kaya madu *ahaaaai XD gombal mode on :v dia juga disukai sama temen sekelasku namanya **pip** ahaiii cieee :v

Ya semoga aja dia baik disana :v *ceritanyalagiberdoa :3 dapetin apa yang diinginkan, dan bisa jadi seseorang yang sangat baik :v. Ini dia fotonya *copas lagi :v



Nah itu dia sahabat2ku di 4sekawan :v cantik cantik ya :)
nah sekian dulu ya.... *iniakungalay


Sabtu, 28 Juni 2014

Beautiful light

Beautiful light

Di suatu hari
Aku melihat semua orang tak begitu peduli lagi padaku
Dalam fikirku, aku memang tidak cantik
Dan tak pantas untuk mereka sayangi
Hinggaku pergi jauh dari mereka dengan rasa risau di hati
Ketika ku berjalan lebih jauh
Ku melihat cahaya di sebuah titik
Dan ku pandangi seluruh cahaya di sekitarku itu
Ternyata cahaya tersebut tidak hanya berasal dari satu titik melainkan
Ada banyak titik cahaya
Yang sangat membuatku terkagum ketikaku melihatnya
Inginku bermain dengan cahaya cahaya tersebut
Hingga ku dapat melupakan rasa risau di hatiku
Dan melupakan masalah di diriku
Terlintas di fikiranku untuk merubah jati diriku
Hingga masalah yang ku hadapi dapat pudar dan menghilang
Dan aku pun tak perlu kembali
Aku tak percaya ketikaku melihat
Semua titik cahaya merubah warnanya hingga terlihat sangat indah
Dan sangat menarik perhatiaku untuk bermain dengannya
Tetapi, ada sebuah titik cahaya yang mempertahankan dirinya
Walau cahaya dari dirinya tak begitu terlihat dimataku
Ku dekati titik cahaya tersebut
Yang redup cahayanya
Aku bertanya mengapa cahaya tersebut enggan merubah warnanya
Agar tampak lebih indah?
Cahaya tersebut hanya tersenyum padaku
Dan mengatakan
Aku akan jadi diriku sendiri
Walau cahaya dari diriku tak terlihat oleh orang lain
Aku akan membiarkanlah diriku ketika melihat semua cahaya
Merubah jati dirinya hanya untuk di kagumi oleh orang lain
Membiarkan mereka berlomba untuk mempercantik dirinya
Dan membiarkanlah mereka membohongi diri mereka masing masing
Jika mereka tak mau merubah dirinya
Sama seperti dirimu
Jangan sekali kali kamu iri akan kecantikan mereka
Jangan juga kamu iri ketika mereka di senangi banyak orang
Dan janganlah kamu merubah dan mengikuti gaya mereka
Hanya untuk mempercantik drimu agar terlihat di mata orang lain
Dirimu itu indah
Tetapi ada sebabnya mengapa mereka terkadang tak melihatmu
Sama seperti aku ketika kamu tak melihatku
Aku menyadari karena cahaya dari diriku sangat redup
Jikaku memperbaiki diri, tetapi tidak merubah warna cahayaku
Dan tidak mengikuti cara dari cahaya yang lain
Pasti aku akan tetap bisa terlihat indah
Itulah yang perlu kamu pelajari
Jangan rubah dirimu!
Tatapi Kamu lihat dirimu!
Jangan coba coba merubah warna dari dirimu
Jika dirimu ada yang salah
Perbaikilah tanpa merubah jati dirimu
Sekarang kamu tau kan apa masalahmu?
Aku pun sedikit terharu mendengarnya
Terimakasih cahaya
Kau benar benar sangat indah
Aku tak melihat ada cahaya sepertimu diantara cahaya yang lain
Cahaya tersebut mengatakan
Seperti itulah dirimu
Tak ada yang seperti dirimu
Karena dirimulah hanya satu di dunia ini
Dan dirimulah yang dapat menarik simpati oarang untu mengagumimu
Tanpa merubah dirimu yang sesungguhnya
Sekarang pulanglah!
Perbaiki dirimu!
Karena banyak orang yang menanti dan membutuhkanmu disana!
Saat itu juga aku pulang
Dan saat aku sampai dirumahku, semua orang memelukku
Ternyata benar kata cahaya yang indah itu
Mereka ada sebabnya tak melihat diriku, tetapi bukan karena aku tak indah
Dan benar kata cahaya itu
Aku masih akan terlihat indah oleh orang lain
Tanpa merubah jati diriku sendiri untuk di kagumi orang tersebut


Karya : Laila Khairunnisa Amini



My Sun

My Sun
Kamulah matahariku...
Mencerahkan hariku dengan sinarmu...
Menghangatkanku dengan hangatnya dirimu...
Membuatku bahagia ketika melihat sinar indahmu...
Tahukah dirimu?
Seberapa pentingnya dirimu di hatiku ini?
Seberapa besar rasa kasih sayangku padamu?
Dan taukah kamu seberapa berharganya dirimu bagiku?
Setelah sekarang ku menyadari...
Kau itu memang segalanya...
Tanpa dirimu hidupku suram seperti sekarang...
Tak ada cahaya yang menemaniku...
Tak ada kehangatan yang menghangatkanku...
Tak ada sinar dari dirimu itu...
Dan aku mulai putus asa...
Aku tak dapat bahagia lagi seperti dulu saat bersamamu...
Sekarang ku mohon padamu, kembalilah padaku...
Please go back....
Because you are my sun in my live...
My Sun in my live...
And My Sun in my heart...




Laila Khairunnisa Amini

My friend is my Shadow

My friend is my Shadow

Ku dengar kicauan burung...
Ku rasakan hembusan angin...
Seolah diri mereka bebas di luar sana...
Aku hanya bisa mendengar dan merasakan hal itu...
Serta melihat keadaanku sendiri...
Kaki dan tanganku terjerat kayu...
Sehingga ku hanya bisa sedikit menggeser tubuhku...
Untuk mencapai jendela di sampingku...
Dari jendela...
Ku lihat mereka bermain dengan para kupu kupu...
Saling tertawa dan berbagi cerita...
Aku ikut merasakan kebahagian ketika melihat mereka...
Sementara aku hanya ada di dalam pasungan ini!...
Tanpa ada alasan oleh ibu tiri...
Tanpa ada pembelaan dari ayah...
Dan tanpa ku sadari aku membayangkan diriku di sebuah taman...
Bermain dengan kupu kupu itu dan bersama ibu yang datang menghampiriku..
Aku dapar merasakan sinar matahari yang merasuk ke tubuhku...
Dan merasakan dedaunan berjatuhan di sekitarku...
Bebas ku rasakan di alam sana...
Dan berbahagia bersama ibu...
Beberapa detik kemudian...
Aku tersadar dari lamunanku...
Taman yang tadi ku lihat di depan mataku...
Sekarang berubah menjadi jajaran besi yang menghadangku...
Aku menangis tanpa ada yang mendengar...
Aku aku meneteskan air mata tanpa ada yang mengusapnya...
Dan aku melara tanpa ada yang menguatkanku...
Apa yang harus ku lakukan bu?...
Aku terjerat dalam penjara ini....
Ibu kemana?...
Mengapa tak menolongku?....
Sampai tiba suatu titik cahaya di hadapanku...
Terdengar seseorang berbicara...
Yang mengatakan aku akan bahagia...
Beberapa detik kemudian cahaya itu menghilang...
Menghilang menjadi butiran butiran kecil...
Butiran tersebut membentuk seseorang yang tak asing bagiku...
Ku lihat dan ku perhatikan orang itu...
Tangan dan kakinya terjerat...
Sepertinya dia memiliki nasib sepertiku...
Ku hanya bisa melirik...
Ku hanya bisa tersenyum...
Dan ku hanya bisa menyapanya...
Tak lama, aku pun terkejut...
Karena dia hanyalah sebuah bayangan...
Bayangan yang menggambarkan kondisi seseorang...
Betapa kecewanya diriku setelah mengetahuinya...
Ternyata dia hanyalah bayanganku sendiri...
Apakah benar benar tak ada orang yang peduli padaku?
Sehingga orang yang ku anggap temanku...
Hanyalah bayanganku sendiri?
Tak lama juga...
Nafas yang ku hembuskan mulai terasa...
Jantungku seolah ingin berhenti berdetak...
Dan ku mulai mengantuk dan mulai memejamkan mataku...
Yang ku kira hanya untuk sementara...
Tapi sepertinya untuk selamanya...
Saat itu juga kusadari inilah akhir semua penderitaanku...
Selamat tinggal semuanya...
Ku kan menyusulmu ibu...
Dan selamat tinggal teman...
Mungkin inilah terakhir kalinya ku melihatmu...
Sampaikanlah kepada mereka...
Jika ku telah pergi...
Dan takkan membebani mereka lagi...



Karya Laila Khairunnisa Amini

Seakan menghilang

Seakan menghilang
Hidupku… Aku merasa hidupku yang sekarang… jauh berbeda dibanding dulu...
Indahnya hidup… pernah sangat kurasakan disuatu waktu…
Ketika ditemani bintang dan bulan yang selalu kucinta… dan tiada akhirnya…
Indahnya itu, sangat kurasakan tanpa ada… kebahagiaan lain yang dapat melewatinya…
Tetapi, Seiring berjalannya waktu… hidup yang kurasakan itu kian musnah tiada sisa…
Cuma… Karena sebuah bulan yang amat ku cintai tidak mau menemaniku…
Dan mulai saat itu… Hidupku seakan hampa, hambar, tiada rasa…
Seakan-akan aku hanyalah gelembung… yang menunggu detik untuk memecahkan dirinya…
Hanya bintang yang mengusap air di pipiku … yang membuatku lebih tenang, ketika rasa
sedih itu datang kembali… Tapi, apakah itu dapat  kujalani??? Ada ribuan bintang yang
menguatkan diriku tetapi sebuah bulan… terus menjauhiku?...

Disuatu waktu… Aku membayangkan…
Diriku menghilang, dibawa angin entah kemana arahnya…
Hanya terdapat satu titik terang yang menemaniku… di kegelapan tersebut…
Gelap… semakin gelap…
Dan tiba-tiba cahaya tersebut membesar yang menggantikan kegelapan disekitarku…
Aku lega… Karena disekelilingku kembali seperti biasa… tanpa ada bedanya
Aku melangkah.. terus melangkah.. dan tanpa sadar, aku dapat menembus dinding didepanku..
Kecemasan melandaku…
Dan beberapa detik kemudian… terlihat sebuah kendaraan datang menghampiriku…
Kulihat seseorang turun dari kendaraan itu… Ternyata ialah bulan yang selama ini kucintai
Aku menyapanya… dan tanpa terasa, tubuhku berlari kearahnya seakan ingin memeluknya…
Entah mengapa… Dirinya yang tadinya berada di depanku, kini berada di belakangku…
Aku berbalik arah… dan langsung mengejarnya…
Seketika aku berfikir… bahwa ia telah membenci diriku dan mencoba menjauhiku…
Tiba-tiba… kakiku tak dapat digerakkan… tubuhku terjatuh dengan lemahnya…
Aku takut… akupun berdoa… dan meminta satu permintaan kepada Allah
Izinkan aku untuk tetap bisa mengejar bulan yang ku cinta tersebut…
Dan doaku langsung terkabul sacara tiba-tiba…
Aku bangkit… dan langsung mengejarnya tanpa berfikir panjang…
Dia terus berjalan… kesebuah gedung berwarna hijau yang terasa familiar di mataku…
Aku pun terus mngejarnya… dan tanpa terasa aku telah sampai disebuah ruangan
Aku melihat ruangan tersebut… sangat kurasakan bahwa aku pernah berada disini…
Aku juga melihat di sekitarku… dan banyak sekali orang-orang yang sangat kukenal…
Aku menyapa mereka…
Tapi., tiada satupun dari mereka yang menanggapiku…
Saat itu juga… kulihat meraka berlari mendekati sebuah papan hijau…
Tampak seorang bapak, berbicara di depan mereka… seakan ingin menempelkan selembar
kertas di papan tersebut…
Tampak … suasana haru menyelimuti mereka…
Tapi, tampak juga… sebagian dari mereka tidak menghiraukan kertas tersebut…
Aku bingung… yang dicampur dengan perasaan yang kecewa…
Karena mereka sama sekali tidak menghiraukan diriku…
Setelah itu, aku langsung marah… dan melangkah untuk meninggalkan mereka…
Beberapa menit kemudian,  ada seseorang yang berlari kearahku…
Tapi sepertinya, bukanlah diriku yang dituju… melainkan papan yang tadi kutinggalkan…
Langkah demi langkah… seseorang itu terus mendekat…
Dan aku tak percaya… rupanya dia bulan yang tadi kukejar…
Dia tampak sangat lelah… Ingin kuusap air yang berada di dahinya…
Tetapi… dia sama sekali tidak memperhatikanku dan langsung berlari menuju papan…
Seketika aku langsung marah… tapi kembali mendekati papan tersebut…
Aku sangat penasaran… ingin kubaca lembaran kertas tersebut…
Dan satu persatu… orang-orang meninggalkan papan, kembali keruangan yang tadi…
Saat itu juga aku membaca lembaran kertas tersebut…
Aku tak percaya… dan aku tak menyangka…
Pengumuman tersebut berisi tentang dukacita…
Aku menangis… bukan karena orang yang tiada adalah orang yang kusanyang melainkan…
Orang yang terlah tiada itu… ialah diriku sendiri…
Aku terus membaca ulang… dan berakhir dengan cucuran air mata yang kian tak terasa…
Telah membasahi saluruh pakaian yang sedang ku pakai…
Aku terus menagis… sampai-sampai air mata itu sudah tidak terasa di pipiku…
Dan aku menyadari aku telah tiada… didunia dan kehidupanku…

Setelah itu… aku kembali keruangan yang tadi… tanpa mengusap air yang dipipiku…
Dab telah kusadari bahwa ruangan itu ialah kelasku…
Aku mulai melihat… bintang-bintang meneteskan air matanya…
Dan aku selalu mencoba untuk mengusapnya…
Tapi seakan sia-sia…
Tak setetes pun yang dapat ku usap…
Seketika aku pun ikut menangis lagi… dan langsung memeluk erat tubuh mereka…
Aku merasakan kesedihan mendalam disaat itu…
Beberapa detik kemudian muncullah setitik cahaya…
Seakan ingin membawaku ke ruangan yang berbeda…
Aku takut namun, aku melepaskan pelukan eratku kepada mereka…
Aku mulai melangkah keaarah titik cahaya tersebut…
Dengan satu permintaan dihatiku… agar aku dapat kembali keduniaku lagi…
Aku masuk… masuk semakin jauh dan… terjatuh dalam sebuah jurang…
Dan………… akupun terbangun dari mimpi panjangku…
Beberapa saat aku tidak percaya itu hanya sebuah mimpi…
Namun akhirnya aku percaya… itu hanya sebuah mimpi kerena aku telah melamun panjang...
Disaat itu juga, aku bersyukur…
Aku berdoa agar bulan yang kucinta…
Kembali menemaniku seperti biasanya…
Karena hanya dialah yang dapat membuat hidupku lebih indah dibanding sebelumnya…
Bulan… kembalilah, aku sangat merindukan dirimu yang itu…
I wanna make you mine…



Karya : Laila Khairunnisa Amini

The secret cry

The secret cry
Angin berhembus malam ini...
Menghampiriku di dalam kesepian...
Ku terduduk tak tertujuan...
Mengerutkan hadi hingga mata mulai tak terbuka...
Tak terasa...
Angin menyampar tetesan air itu...
Tetesan air yang tercipta oleh mataku...
Jatuh seraya tak menginginkan betuknya...
Dan jatuh.... tanpa ku tahan...
Berulang kali hingga ku sadari....
Telah membasahi kain di tubuhku...
Ku usap dengan lenganku...
Hingga mataku terlihat sendu...
Ku ucapkan kata untuk menguatkan diriku...
Ku coba bangkit dan mengusap semua tetasan itu...
Tanpa ku sadari terlintas memori...
Memori yang selalu mengingatkanku tentang sesuatu...
Tak bisa ku tahan...
Air itu bukan hanya tertetes...
Namun mengalir dengan keloknya...
Ku tutup wajahku...
Dan terduduk lagi tanpa daya...

Teriakan sesekali ku lirihkan...
Hingga suaraku sedikit menghilang...
Aku teriakkan...
Namun hanyalah teriakan tanpa daya...
Ku mulai terlihat tak berfikiran...
Menjambakkan rambut dan teriak kesakitan...
Menggigit bibir hingga memerah...
Menamparkan tanganku kedinding...
Tetapi, hal itu membuatku tambah sakit...
Ku tahan tahan dan tahan....
Namun, mataku tak mau bekerja sama...
Ku berlari menuju ganggang pintu...
Mengucinya untuk memastikan tak terlihat...
Ku biarkan ini menjadi kesedihanku...
Tanpa ada yang menguatkan...
Tanpa ada angin yang menghampiri...
Dan tanpa ada cahaya yang menemani...
Ku tutup mataku dan mencoba tidur...
Untuk menghilangkan mata sendu yang telah terlukis...
“This is my sadness”
“Im alone without you”
“And it is my secret cry”




Secret Cry

By : Laila Khairunnisa Amini

Duniaku


Diatas tuh.... lagu yang baru aku tau...
agak lucu sih artinya wkwkwkwk

Halo! perkenalkan aku nisa...!
udah tau lah :p
nih salah satu fotonya....


aku tu penggemar cerpen banget...
udah buat puluhan cerpen loh!
puisi? jangan salah aku juga menyukainya :p lihat ya! kalo kalian menemukannya ahahaha.... :)

Sabtu, 14 Juni 2014

I'm Yours - Jason Mraz

I'm Yours | Jason Mraz

Well, you done done me and you bet I felt it
- Kau goda aku dan kau bertaruh aku merasakannya
I tried to be chill but your so hot that I melted
- Aku berusaha dingin namun kau begitu panas hingga aku meleleh
I fell right through the cracks, now I'm tryin to get back
- Aku terabaikan, dan kini aku berusaha kembali
Before the cool done run out I'll be givin it my best test
- Sebelum rasa dingin itu habis aku kan berusaha sekuat tenaga
And nothin's gonna stop me but divine intervention
- Dan takkan ada yang bisa menghentikanku selain campur tangan Tuhan
I reckon it's again my turn to win some or learn some
- Kukira ini kesempatanku untuk menang atau belajar

CHORUS
- But I won't hesitate no more,
Namun aku takkan ragu lagi
- no more, it cannot wait
Tak lagi, tak bisa menunggu
- I'm yours
Aku milikmu

Well open up your mind and see like me
- Buka pikiranmu dan lihatlah seperti aku
Open up your plans and damn you're free
- Bukalah rencanamu dan kau pun bebas
Look into your heart and you'll find love love love love
- Lihatlah ke dalam hatimu dan kau kan temukan cinta
Listen to the music of the moment people dance and sing
- Dengarlah musik saat orang menari dan bernyanyi
We're just one big family
- Kita ini satu keluarga besar
And it's our godforsaken right to be loved loved loved loved loved
- Dan untuk dicintai adalah hak kita yang diberikan Tuhan

CHORUS

*scat*
I've been spendin' way too long checkin' my tongue in the mirror
- Telah lama aku memeriksa lidahku di cermin
And bendin' over backwards just to try to see it clearer
- Dan lebih mendekat mencoba melihat lebih jelas
But my breath fogged up the glass
- Namun nafasku mengasapi kaca
And so I drew a new face and I laughed
- Maka kugambar wajah baru dan aku tertawa
I guess what I'd be sayin' is there ain't no better reason
- Mungkin yang ingin kukatakan adalah tak ada alasan yang lebih baik
To rid yourself of vanities and just go with the seasons
- Selain jauhkan dirimu dari hal yang sia-sia dan ikutilah musim
It's what we aim to do
- Itulah yang harus kita lakukan
Our name is our virtue
- Nama kita adalah kebaikan kita

CHORUS

Well open up your mind and see like me
- Bukalah pikiranmu dan lihatlah seperti aku
Open up your plans and damn you're free
- Bukalah rencanamu dan kau pun bebas
Look into your heart and you will find that the sky is yours
- Lihatlah ke dalam hatimu dan kau kan temukan bawa langit adalah milikmu

So please don't, please don't, please don't,
- Maka janganlah, janganlah, janganlah
There's no need to complicate,
- Tak perlu berbelit-belit
Cause our time is short
- Karena waktu kita singkat
This, this, this is our fate,
- Ini takdir kita
I'm yours
- Aku milikmu

Siapa Laila Khairunnisa Amini

aku Laila khairunnisa Amini
Dari kelas 7c SMP Negri 1 Sleman
Sebenarnya aku malu ngupload foto, tapi tetep aja pingin upload
kalo di fb, tambah malu...
mending di blog aja...
yang lihat juga cuma yang kepo tentang aku aja :)
aku itu pindahan dari aceh dan lahir dari sumatra
tiba-tiba aja pindah ke yogyakarta....



awalnya aku takut banget...
Aku kan gak bisa bahasa jawa...
tapi tetap aja aku coba belajar.... bersama guruku yang cantik dan baik :)



Aku akhirnya bisa melewatinya dengan baik...

Aku sih punya sahabat...
Banyak sihhh!
tapi tetap aja, yang paling ku sayang sahabatku Febby Shadzwina :D hahaha
yang lain juga baik, tapi ya tetap aja gitulo!