Impian yang ingin ku wujudkan
Dari kecil aku
hanya bermimpi. Bermimpi untuk mewujudkan sesuatu yang telah aku tanamkan
diriku. Impian itu adalah membahagiakan orang tuaku. Entah apa yang ada di
fikiranku hingga aku sangat menginginkan menggapai impianku itu melalui
tanganku, jerih payahku, dan dari otakku sendiri. Apa yang bisa ku lakukan? Aku
hanyalah anak yang belum punya penghasilan? Aku juga bukan anak yang memiliki
kadar kecantikan yang tinggi, bahkan tak ada orang yang tertarik dan senang kepadaku
kecuali keluarga dan sahabatku. Aku juga bukan anak yang jenius, bahkan
memikirkan sesuatu yang sulit saja, membuat kepalaku sudah hampir pecah
rasanya. Dan aku juga bukanlah orang yang memiliki ide-ide kreatif serta kata
kata bijak yang dapat mereka gunakan untuk menjadi seorang yang besar.
Terus bagaimana
dengan diriku? Bagaimana caraku mewujudkan impianku? Impian yang sesederhana
itu, benar benar sulit untukku capai, kecuali dengan satu hal, “Melawan hawa
nafsu”. Itulah yang belum bisa kunilai dari diriku sendiri. Apakah aku berhasil
melawan nafsuku sendiri? Karena Cuma itulah yang bisa ku pakai sebagai dasar agar
mimpiku dapat terwujud.
Melawan nafsu bisa
di bagi banyak kategori. Pertama melawan rasa nafsu untuk tidak sama sekali
membantah orang tua dan merepotkannya. Kedua melawan nafsu yang selalu malas
belajar. Ketiga melawan nafsu untuk tidak mengikuti tren dan pergaulan jaman
sekarang yang semakin menjadi jadi. Dan keempat melawan nafsu yang tidak baik,
sopan, serta lemah lembut kepada orang lain.
Dari semua itu,
aku benar benar belum bisa untuk tidak melakukan semuanya. Pertama melawan rasa
nafsu untuk tidak sama sekali membantah orang tua dan merepotkannya, masih
sangat jarang untukku lakukan. Kedua melawan nafsu yang selalu malas belajar
terkadang nafsu ini menyelimuti tubuhku. Ketiga melawan nafsu untuk tidak
mengikuti tren dan pergaulan jaman sekarang yang semakin menjadi jadi, mungkin
yang ini lumayan bisa ku ikuti dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar
peraturan dalam agama yaitu “Pacaran”. Dan keempat melawan nafsu yang tidak
baik, tidak sopan, serta tidak lemah lembut kepada orang lain, sejauh ini masih
sering ku coba, walaupun belum tuntas.
Dari sini aku
sadar, inilah motivasiku. Inilah yang akan membuatku bangkit. Mungkin sekarang
aku masih kalah. Tapi, insyaallah aku akan berjuang mengeluarkan yang terbaik
dari diriku bukan merasa senang ketika dapat mengalahkan orang lain, tapi
merasa senang karena bisa mengeluarkan yang terbaik dari diriku untuk
mewujudkan impianku.
#Salamdariorangyanginginmewujudkanimpiansederhana^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar